Thursday, March 30, 2017

Edaran Dirjen Pendis Tentang Pemanfaatan NPK

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama kembali mengeluarkan Surat Edaran terkait pemanfaatan NPK (Nomor Pendidik Kemenag). Adalah Surat Edaran Dirjen Pendis Nomor 022.C/I.II/2/KS.02/03/2017 tertanggal 21 Maret 2017 tentang Pemanfaatan NPK.

Surat ini menegaskan kembali Surat Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor : Dj.I/Dt.II/2/PP.00/211/2016 tanggal 9 Februari 2016 perihal Ketentuan Penerbitan NPK.

Sebagaimana diketahui, sejak tahun 2016 silam, Kementerian Agama Republik Indonesia secara resmi menerbitkan Nomor Pendidik Kemenag atau biasa disingkat sebagai NPK. NPK merupakan nomor atau kode khusus yang diberikan kepada guru yang bernaung di lingkungan Kementerian Agama. Kode identitas yang terdiri atas 13 digit unik (unique key) ini sekaligus menjadi kode identitas bagi guru yang ber-satminkal di lingkungan Kemenag.

Penerbitannya melalui aplikasi pendataan guru online milik Kementerian Agama, Simpatika (Sistem Informasi dan Manjemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama)

Pemanfaatan NPK

Surat Edaran Dirjen Pendis tentang Pemanfaatan NPK Tahun 2017


Guna menegaskan kembali pemanfaatan Nomor Pendidik Kemenag (NPK) Dirjen Pendis Kemenag di tahun 2017 ini kembali menerbitkan surat edaran yang ditujukan kepada Kantor Wilayah Kemenag di seluruh Indonesia.

Isi dari Surat Edaran Dirjen Pendis Nomor 022.C/I.II/2/KS.02/03/2017 tersebut antara lain:

  1. NPK sebagai syarat penjaringan calon peserta sertifikasi guru bagi guru madrasah yang melaksanakan tugas di Satminkal binaan Kementerian Agama
  2. NPK sebagai syarat penerbitan Nomor Registrasi Guru (NRG) khusus bagi guru madrasah yang melaksanakan tugas di Satminkal binaan Kementerian Agama;
  3. NPK sebagai syarat validasi data dalam keikutsertaan para guru dan tenaga kependidikan madrasah dalam program yang diselenggarakan Kementerian Agama.
Baca selengkapnya, Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor : Dj.I/Dt.II/2/PP.00/211/2016 tentang Pemanfaatan Nomor Pendidik Kemenag tersebut di bawah ini.


Atau silakan download Suratnya melalui LINK INI.

Hal ini menegaskan kembali fungsi penerbitan Nomor Pendidik Kemenag (NPK) sebagaimana pada awal peluncurannya yakni sebagai semacam kartu NUPTK yang berlaku khusus di lingkungan Kementerian Agama.

Baca Juga:


Syarat dan Cara Mendapatkan NPK


NPK diberikan kepada para pendidik dilingkungan Kemenag secara otomatis melalui layanan Simpatika. Tentunya dengan beberapa syarat yang harus dipenuhi. Syarat-syarat tersebut antara lain:
  1. Telah memiliki PegID bintang 4 di layanan Simpatika.
  2. Memiliki kualifikasi pendidikan minimal D4/S1 atau tercatat telah mengajar selama 20 tahun
  3. Telah mengajar di satminkal pada madrasah/RA di naungan Kementerian Agama sekurang-kurangnya 2 tahun.
  4. Memiliki riwayat mengajar 4 semester secara berurutan dalam dua tahun terakhir.
Demikianlah Surat Edaran Dirjen Pendis tentang Pemanfaatan NPK di lingkungan Kementerian Agama.

Monday, March 27, 2017

Juknis BOP RA Tahun 2017

Sebagai acuan dalam pelaksanaan Bantuan Operasional Pendidikan Raudlatul Athfal Tahun Anggaran 2017, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama telah menerbitkan Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Pendidikan Raudhatul Athfal Tahun Anggaran 2017, atau yang lebih dikenal sebagai Juknis BOP RA 2017.

Juknis ini berupa Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 7382 Tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Pendidikan Raudhatul Athfal Tahun Anggaran 2017.

BOP adalah salah satu program pemerintah untuk Pendidikan Anak Usia Dini yang berupa pemberian dana langsung kepada Raudlatul Athfal di seluruh Indonesia. Besaran bantuannya didasarkan pada jumlah siswa pada masing-masing RA. Bantuan ini dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan biaya operasional non personalia bagi RA penerima.

Adapun besaran BOP yang diterimakan kepada RA adalah Rp. 300.000 persiswa pertahun yang disalurkan dalam satu periode. Pada Tahun Anggaran 2017 ini BOP direncanakan akan disalurkan satu tahap dengan waktu pencairan paling akhir bulan April 2017.

BOP sendiri dapat digunakan untuk membiayai komponen kegiatan sebagai berikut:

  1. Pengembangan perpustakaan 
  2. Pembelian alat peraga edukatif 
  3. Pembelian bahan habis pakai
  4. Kegiatan pembelajaran dan ekstra kurikuler siswa 
  5. Langganan daya dan jasa lainnya 
  6. Kegiatan penerimaan siswa baru 
  7. Biaya pemantauan/pendeteksian tumbuh kembang anak 
  8. Biaya peningkatan gizi anak atau pemberian makan tambahan 
  9. Penyusunan dan pelaporan 
  10. Pembelian perangkat pengolahan data 
  11. Perawatan sarana dan prasarana RA 
  12. Pengembangan profesi guru 
  13. Pembayaran honorarium bulanan Guru dan Tenaga Kependidikan yang bukan PNS 


Untuk mensukseskan program BOP tersebut, Kemenag kemudian menyusun Petunjuk Teknis BOP 2017. Diharapkan Juknis BOP ini dapat menjadi acuan bagi seluruh pengelola BOP di tiap tingkat dalam melaksanakan program BOP. Agar BOP RA dapat terlaksana secara tertib, tepat sasaran, tepat guna, dan akuntabel.

Juknis BOP RA Tahun 2017


Baca Juga : Kurikulum RA 2016 (SK Dirjen Pendis No. 3489 Tahun 2016)

Download Juknis BOP 2017


Mengingat pentingnya Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Pendidikan Raudlatul Athfal, perlu kiranya masing-masing RA memiliki dan mempelajari Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 7382 Tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Pendidikan Raudhatul Athfal Tahun Anggaran 2017 ini.

Untuk mengunduh Juknis BOP RA Tahun 2017, silakan klik DOWNLOAD DI SINI.

Demikian Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Pendidikan Raudlatul Athfal Tahun Anggaran 2017. Semoga bermanfaat.

Friday, March 24, 2017

Permendikbud No 10 Tahun 2017, Perlindungan Bagi Guru

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 10 Tahun 2017 tentang Perlindungan Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan merupakan salah satu upaya perlindungan terhadap guru (pendidik) dan Tenaga Kependidikan dalam menjalankan tugasnya. Permendikbud ini diteken pada 28 Februari 2017.

Berdasarkan Permendikbud Nomor 10 Tahun 2017 ini ada empat perlindungan yang didapatkan oleh pendidik dan tenaga pendidik. Keempatnya meliputi, perlindungan hukum, profesi, keselamatan dan kesehatan kerja, dan hak atas kekayaan intelektual.

Dengan permendikbud ini, akan lebih memberikan jaminan perlindungan bagi pendidik dan tenaga kependidikan yang menghadapi permasalahan terkait pelaksanaan tugasnya.

Permendikbud Perlindungan Guru


1. Perlindungan Hukum

Perlindungan hukum bagi Pendidik (guru) dan Tenaga Kependidikan, mencakup perlindungan terhadap tindak kekerasan; ancaman; perlakuan diskriminatif; intimidasi; dan perlakukan tidak adik. Baik yang dilakukan oleh peserta didik, orang tua peserta didik, masyarakat, birokrasi, maupun pihak-pihak lainnya.

2. Perlindungan Profesi

Perlindungan profesi bagi guru (pendidik) dan tenaga kependidikan, mencakup perlindungan terhadap:
  • pemutusan hubungan kerja yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  • pemberian imbalan yang tidak wajar; 
  • pembatasan dalam menyampaikan pandangan;
  • pelecehan terhadap profesi; 
  • pembatasan atau pelarangan lain yang dapat menghambat Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam melaksanakan tugas.

3. Perlindungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Seorang pendidik dan tenaga kependidikan wajib mendapatkan perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja. Perlindungan ini mencakup perlindungan terhadap resiko:
  • gangguan keamanan kerja;
  • kecelakaan kerja;
  • kebakaran pada waktu kerja;
  • bencana alam;
  • kesehatan lingkungan kerja;
  • risiko lain

4. Perlindungan Hak Atas Kekayaan Intelektual

Perlindungan hak atas kekayaan intelektual bagi pendidik dan tenaga kependidikan meliputi perlindungan terhadap hak cipta dan hak kekayaan industri.

Download Permendikbud Nomor 10 Tahun 2017


Untuk mempelajari dan menyimak secara lengkap Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 10 Tahun 2017 tentang Perlindungan Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan, silakan Download Di Sini

Dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 10 Tahun 2017 tentang Perlindungan Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan diharapkan para pendidik dan tenaga kependidikan lebih tenang, tentram, dan terjamin selama menjalankan tugasnya mencerdaskan anak-anak bangsa.

Wednesday, March 22, 2017

Fitur Baru Emis: Lembaga Bisa Cek Kesalahan Sendiri

Seiring berjalannya updating emis Semester Genap Tahun Pelajaran 2016/2017, tim teknis emis pusat, meluncurkan fitur atau menu baru di akun lembaga. Fitur baru tersebut "Cek Data" dimana operator RA/Madrasah dapat mengecek sendiri data yang diupload sudah benar atau masih ada kesalahan.

Dengan menu baru emis ini, setelah mengupload data emis hasil backup ke situs http://emispendis.kemenag.go.id/emis1617/, operator RA dan Madrasah tidak perlu bolak-balik menanyakan ke admin Emis Kabupaten terkait hasil unggahan emisnya sudah benar ataukah masih ada bagian yang salah, yang ditandai dengan status cek ulang. Justru operator madrasah dapat langsung mengeceknya melalui akun emis madrasah masing-masing.

Sebelumnya, setelah mengupload data emis dan mengklik tombol konfirmasi di situs http://emispendis.kemenag.go.id/emis1617/, operator RA/Madrasah harus meminta bantuan kepada operator emis tingkat kabupaten/kota untuk melakukan pengecekan. Jika terdapat data yang salah (ditandai dengan status cek ulang) maka Operator Kab/Kota akan membatalkannya kembali dan operator madrasah harus mengeditnya kembali.

Ribet memang.

Apalagi jika harus mengalami kesalahan berulang kali. Bisa dibayangkan ribetnya Operator RA/Madrasah, apalagi Operator Kabupaten/Kota yang harus melayani ratusan lembaga dalam wilayahnya.

Menu cek data emis

Baca Juga Artikel Terkait Emis:



Sebelum Konfirmasi Klik Dulu Menu Cek Data


Rupanya kondisi mendapat perhatian dari Tim Teknis Emis Pusat dengan ditambahkannya menu "Cek Data" pada akun emis lembaga.

Dengan mengklik menu "Cek Data" operator RA/Madrasah dapat melihat status kesalahan dari masing-masing komponen yang diuploadnya.

Berikut ini tampilan menu "Cek Data"

Menu cek data emis

Sehingga dengan mengetahui data-data mana saja yang masih salah, operator tingkat lembaga dapat segera melakukan perbaikan tanpa harus ribet bertanya bolak-balik kepada Operator Emis Kab/Kota.

Namun harus diingat, menu ini hanya bisa dilihat sebelum operator melakukan konfirmasi.

Jadi setelah mengupload form lembaga, form siswa, form PTK, dan form lulusan, sempatkan dulu untuk melihat tampilan pada menu "Cek Data". Jika statusnya sudah "OK" semua, barulah klik menu "Konfirmasi".

Sebaliknya, jika ada yang berstatus "Cek Ulang" maka lakukanlah perbaikan data emis terlebih dahulu dengan menggunakan Aplikasi Desktop Emis kemudian lakukan upload ulang pada form yang mengalami kesalahan tersebut.

Karena begitu menu "konfirmasi" diklik maka akses untuk membuka akun emis lembaga akan ditutup.

Sehingga bagi rekan-rekan yang emisnya sudah beres dan sudah terlanjur melakukan konfirmasi, dengan amat terpaksa tidak bisa merasakan fitur baru emis: Cek Kesalahan Data tersebut.

Sunday, March 19, 2017

Contoh Surat Keterangan Pindah Sekolah (Mutasi Siswa)

Memang tidak ada ketentuan baku tentang format contoh Surat Keterangan Pindah Sekolah (Mutasi Siswa) antar Madrasah. Baik Surat Permohonan Pindah dari orang tua siswa, Surat Keterangan Pindah Sekolah dari Madrasah asal maupun Surat Keterangan Telah Menerima Siswa Pindahan. Sehingga bisa jadi banyak beredar format surat yang bisa saja agak berbeda antar satu daerah dengan daerah lainnya.

Meskipun demikian, Surat Keterangan Pindah Sekolah, baik untuk madrasah maupun sekolah umum lainnya, memiliki ciri-ciri yang hampir serupa.

Mutasi siswa atau perpindahan siswa antar madrasah ataupun antara madrasah dengan sekolah (dan sebaliknya) memang hal yang jamak terjadi. Hal yang melatarbelakanginya bisa beraneka ragam. Salah satunya karena pindahnya domisili orang tua yang tentyunya harus diikuti oleh Sang Anak. Pun berbagai faktor lainnya.

Surat Keterangan Pindah Sekolah

1. Prosedur Pindah Sekolah


Sebelum membahas Surat Keterangan Pindah Sekolah, kita pahami dulu prosedur mutasi siswa (pindah sekolah).

Prosedur pindah madrasah/sekolah inipun bisa jadi antar satu daerah dengan daerah lainnya memiliki perbedaan. Namun secara umum prosedur yang berlaku adalah sebagai berikut:

  1. Orang tua / wali murid mengajukan Surat Permohonan Pindah Sekolah ke madrasah yang hendak ditinggalkan. Beberapa daerah mensyaratkan surat permohonan ini disertai dengan materai.
  2. Madrasah menerbitkan Surat Keterangan Pindah Sekolah berdasarkan Surat Permohonan Pindah Sekolah tersebut. Dalam surat ini disertakan juga alasan kepindahan, nama dan alamat sekolah/madrasah tujuan.
  3. Jika mutasi terjadi antar kabupaten/kota, dibutuhkan Surat Rekomendasi Pindah Sekolah dari kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota asal. Beberapa daerah tidak mensyaratkan ini.
  4. Orang tua / wali murid menerima Surat Keterangan Pindah Sekolah dan Surat Permohonan Rekomendasi Pindah Sekolah yang ditujukan kepada Kantor Kemenag Kab/Kota. Orang tua / wali murid membawanya ke Kantor Kemenag kab/Kota untuk mendapatkan Surat Rekomendasi Pindah Sekolah.
  5. Kantor Kementerian Agama Kab/Kota asal menerbitkan Surat Rekomendasi Pindah Sekolah.
  6. Orang tua / wali murid membawa Surat Keterangan Pindah Sekolah (dari madrasah asal) dan Surat Rekomendasi Pindah Sekolah (dari Kantor Kemenag Kab/Kota) ke madarsah atau sekolah tujuan.
Di sekolah atau madrasah tujuan, prosedur untuk pindah masuk adalah sebagai berikut:
  1. Orang tua / wali murid menyerahkan Surat Keterangan Pindah Sekolah yang disertai dengan Surat Rekomendasi Pindah Sekolah (dari Kantor Kemenag Kab/Kota), foto copy Surat Permohonan Pindah Sekolah (dari orang tua / wali murid), dan raport siswa.
  2. Madrasah / sekolah tujuan menerbitkan Surat Keterangan Telah Menerima Siswa Pindahan.
  3. Orang tua / wali murid menyerahkan Surat Keterangan Telah Menerima Siswa Pindahan (dari madrasah tujuan) ke madrasah / sekolah asal.

Sekali lagi. prosedur di atas bisa jadi sedikit berbeda antar satu daerah dengan daerah lainnya.

2. Contoh Surat Keterangan Pindah Madrasah


Setelah memahami prosedur mutasi siswa sebagaimana di atas, sekarang adalah contoh surat-surat terkait dengan pindah sekolah (mutasi siswa). Surat-surat yang dibutuhkan tersebut antara lain:
  1. Surat Permohonan Pindah Sekolah dari orang tua / wali murid
  2. Surat Keterangan Pindah Sekolah dari madrasah / sekolah asal
  3. Surat Permohonan Rekomendasi Pindah Sekolah dari madrasah asal
  4. Surat Keterangan Telah Menerima Siswa Pindahan dari madrasah / sekolah tujuan
Keempat contoh format surat tersebut dapat diunduh dengan mengklik TAUTAN INI.

Demikianlah prosedur mutasi siswa dan format contoh Surat Keterangan Pindah Sekolah.

Wednesday, March 15, 2017

Daftar Madrasah Aliyah Negeri di Yogyakarta (Perubahan Nama)

Daftar Madrasah Aliyah Negeri di Yogyakarta, baik nama lama maupun nama baru sesuai dengan perubahan nama-nama MAN. Daftar MAN di Yogyakarta ini melengkapi seri tulisan tentang daftar MA Negeri di masing-masing provinsi se-Indonesia di blog Ayo Madrasah.

Yogyakarta dikenal sebagai kota pelajar memiliki banyak lembaga pendidikan. Tidak kecuali lembaga pendidikan agama (madrasah) yang dikelola oleh Kementerian Agama.

Daftar MAN di Yogyakarta

Provinsi Yogyakarta memiliki 52 Madrasah Aliyah. Sebagian besar, atau sejumlah 37 lembaga merupakan MA swasta. Sedangkan sisanya, 15 lembaga merupakan MA Negeri. Secara nasional, jumlah ini menempatkan Yogyakarta pada urutan ke-17 dalam daftar Provinsi dengan jumlah MAN terbanyak.

Baca Juga:



Jumlah MAN di Yogyakarta

Perubahan Nama MAN di Yogyakarta


Sesuai dengan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 372 Tahun 2015 tentang Perubahan Nama Madrasah Aliyah Negeri, Madrasah Tsanawiyah Negeri, dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang kemudian dipertegas dengan Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 68 Tahun 2017 tentang Pemberlakuan Perubahan Nama Madrasah Aliyah Negeri, Madrasah Tsanawiyah Negeri, dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, beberapa MAN di Yogyakarta mengalami perubahan nama.

Perubahan nama itu antara lain:

  • MAN Wates 1 Kulon Progo berubah nama menjadi MAN 1 Kulon Progo
  • MAN 2 Wates Kulon Progo berubah nama menjadi MAN 2 Kulon Progo
  • MAN 1 Kalibawang berubah nama menjadi MAN 3 Kulon Progo
  • MAN Gandekan Bantul berubah nama menjadi MAN 1 Bantul
  • MAN Sabdodadi berubah nama menjadi MAN 2 Bantul
  • MAN Wonokromo Bantul berubah nama menjadi MAN 3 Bantul
  • MAN Lab UIN Yogyakarta berubah nama menjadi MAN 4 Bantul
  • MAN Wonosari berubah nama menjadi MAN 1 Gunungkidul
  • MAN Godean berubah nama menjadi MAN 1 Sleman
  • MAN Maguwohaijo berubah nama menjadi MAN 2 Sleman
  • MAN Yogyakarta 3 berubah nama menjadi MAN 3 Sleman
  • MAN Pakem berubah nama menjadi MAN 4 Sleman
  • MAN Tempel berubah nama menjadi MAN 5 Sleman
  • MAN Yogyakarta I berubah nama menjadi MAN 1 Yogyakarta
  • MAN Yogyakarta II berubah nama menjadi MAN 2 Yogyakarta


Daftar Lengkap MAN di Yogyakarta


Berikut adalah daftar lengkap MAN di Yogyakarta. Daftar ini dilengkapi dengan nama lama dan nama baru, Nomor Pokok Satuan Pendidikan (NPSN), Nomor Statistik Madrasah (NSM), alamat madrasah, nomor telpon, alamat website dan email madrasah.

1. MAN 1 Kulon Progo (MAN Wates 1 Kulon Progo)
NPSN / NSM  131134010010 / 20411883
Alamat Jl. Mandung No. 99, Pengasih, Kabupaten Kulonprogo, 55652
No. Telp 0274-773554
Web / email manwatessatu.blogspot.co.id / manwates1jogja@yahoo.co.id

2. MAN 2 Wates Kulon Progo (MAN 2 Wates Kulon Progo)
NPSN / NSM  131134010012 / 20411884
Alamat Jl. Khudori, Wonosidi, Wates, Kabupaten Kulon Progo
No. Telp 0274-773301
Web / email www.man2wates.sch.id / man2watesyogya@yahoo.co.id

3. MAN 3 Kulon Progo (MAN 1 Kalibawang)
NPSN / NSM  131134010013 / 20411882
Alamat Pantog Wetan, Banjaroya, Kec. Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo
No. Telp 08112652899
Web / email man1kalibawang.com / kalibawangmansatu@yahoo.com

4. MAN 1 Bantul (MAN Gandekan Bantul)
NPSN / NSM  131134020004 / 20363264
Alamat Jl. Prof. Dr. Supomo, Sh, Bantul
No. Telp 0274-367607
Web / email - / tu_man_gandekan_bantul@yahoo.com

5. MAN 2 Bantul (MAN Sabdodadi)
NPSN / NSM  131134010006 / 20363265
Alamat Jl. Parangtritis Km. 10,5, Sabdodadi, Bantul
No. Telp 0274-367158
Web / email www.mansaba.sch.id / man_sabdodadi@yahoo.com

6. MAN 3 Bantul (MAN Wonokromo Bantul)
NPSN / NSM  131134010005 / 20363270
Alamat Jl. Imogiri Timur Km 10, Kec. Pleret, Bantul
No. Telp 0274-4415219
Web / email manwonokromobantul.sch.id / tumanwk@gmail.com

7. MAN 4 Bantul (MAN Lab UIN Yogyakarta)
NPSN / NSM  131134020015 / 20363263
Alamat Jl. Lingkar Timur, Pranti, Banguntapan, Bantul
No. Telp 0274-452188
Web / email manlabuin.sch.id / manlabuinyogya@yahoo.com

8. MAN 1 Gunungkidul (MAN Wonosari)
NPSN / NSM  131134030007 / 20363278
Alamat Jalan Sunan Ampel 068 Trimulyo II, Wonosari, Gunung Kidul
No. Telp 274-391377
Web / email manwonosari.sch.id / manwno@gmail.com

9. MAN 1 Sleman (MAN Godean)
NPSN / NSM  131134040008 / 20411883
Alamat Jl. Pramuka Rt. 02 Rw. 10 Glarang Sidoarum, Goden, Sleman
No. Telp 0274 798391
Web / email www.mangodean.sch.id / mangodeanslmn@gmail.com 

10. MAN 2 Sleman (MAN Maguwoharjo)
NPSN / NSM  131134040009 / 20411886
Alamat Jln. Tajem Maguwoharjo, Kec. Depok, Sleman
No. Telp 0274-4462707
Web / email www.manmaguwoharjo.blogspot.com / -

11. MAN 3 Sleman (MAN Yogyakarta 3)
NPSN / NSM  131134040003 / 20411891
Alamat Jl. Magelang km. 4, Desa Sindudadi, Kec. Mlati, Sleman
No. Telp 0274-513613
Web / email www.mayoga.sch.id / man3.513613@gmail.com

12. MAN 4 Sleman (MAN Pakem)
NPSN / NSM  131134040011 / 20411895
Alamat Jl. Turi Km 1 Pojok, Desa Harjobinangun, Kec. Pakem, Sleman
No. Telp 0274-895764
Web / email www.man-pakem.blogspot.com / yoto5984@gmail.com

13. MAN 5 Sleman (MAN Tempel)
NPSN / NSM  131134040014 / 20411897
Alamat Jl. Magelang Km 17 Ngosit, Desa Margorejo, Kec. Tempel, Sleman
No. Telp 0274-4362895
Web / email mantempelsleman.sch.id / man.tempel@gmail.com

14. MAN 1 Yogyakarta (MAN Yogyakarta I)
NPSN / NSM  131134710001 / 20403375
Alamat Jl. C Simanjuntak 60, Kec. Gondokusumo, Yogyakarta
No. Telp 0274-513327
Web / email www.manyogya1.sch.id / info@manyogya1.sch.id

15. MAN 2 Yogyakarta (MAN Yogyakarta II)
NPSN / NSM  131134710002 / 20363282
Alamat Jl. Kh. Ahmad Dahlan No.130, Ngampilan, Yogyakarta
No. Telp 0247-513347
Web / email www.manjogjadua.net / man_jogja2@yahoo.com


end

Tuesday, March 14, 2017

Kisi-Kisi Ujian Praktik SD/MI 2016/2017

Setelah sebelumnya membagikan Kisi-kisi Ujian Madrasah MI Tahun 2016/2017, kini Blog Ayo Madrasah membagikan juga Kisi-kisi Ujian Praktik untuk Sekolah Dasar / Madrasah Ibtidaiyah Tahun Pelajaran 2016/2017.

Sebagaimana diketahui pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah dilaksanakan Ujian Sekolah untuk tiga mata pelajaran (Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA), dan Ujian Sekolah atau Ujian Madrasah untuk keseluruhan mapel yang dilaksanakan secara tertulis.

Selain itu juga dilaksanakan ujian dalam bentuk praktek.

Ujian Praktik bagi siswa tingkat akhir (kelas 6) di SD/MI menjadi bagian yang sama pentingnya dalam pelaksaksanaan Ujian Sekolah/Madrasah.

Karena itu, guru perlu secara cermat dan teliti mempersiapkan dan melaksanakan Ujian Praktik tersebut. Salah satunya adalah dengan penyusunan kisi-kisi Ujian Praktik yang memiliki keterwakilan materi dan kompetensi yang merata per pokok materi bahasan.

Kisi-Kisi Ujian Praktik

Ujian Praktik bagi siswa kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah sendiri meliputi mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab yang terdiri atas Quran Hadits, Fikih, dan Bahasa Arab. Serta mata pelajaran umum yang meliputi Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Pendidikan Jasmani dan Olah Raga Kesehatan (PJOK), Seni Budaya dan Keterampilan, Bahasa Jawa, dan Bahasa Inggris. Dua mata pelajaran terakhir tentu disesuaikan dengan muatan lokal yang diselenggarakan di madrasah tersebut.

Baca Juga:


Download Kisi-Kisi Ujian Praktik SD/MI


Penyusunan kisi-kisi soal Ujian Praktik tentu menjadi kewajiban guru kelas 6 dan guru mapel pengampunya. Namun untuk memudahkan rekan-rekan guru madrasah, dan sebagai contoh panduan, blog Ayo Madrasah memberikan contoh kisi-kisi Ujian Praktik Madrasah Ibtidaiyah Tahun Pelajaran 2016/2017.

Kisi-kisi tersebut dapat didownload dengan mengklik tautan berikut ini:

  • Kisi-kisi Ujian Praktik Bahasa Indonesia, DOWNLOAD
  • Kisi-kisi Ujian Praktik IPA, DOWNLOAD
  • Kisi-kisi Ujian Praktik Penjaskes, DOWNLOAD
  • Kisi-kisi Ujian Praktik Seni Budaya dan Keterampilan, DOWNLOAD
  • Kisi-kisi Ujian Praktik Bahasa Jawa, DOWNLOAD
  • Kisi-kisi Ujian Praktik Bahasa Inggris, DOWNLOAD
  • Kisi-kisi Ujian Praktik Quran Hadits, DOWNLOAD
  • Kisi-kisi Ujian Praktik Fikih, DOWNLOAD
  • Kisi-kisi Ujian Praktik Bahasa Arab, DOWNLOAD
Sekali lagi, kisi-kisi di atas hanyalah sebagai contoh. Guru kelas 6 maupun guru mata pelajaran di kelas 6 dapat menggunakannya untuk menyusun kisi-kisi Ujian Praktik Madrasah Ibtidaiyah sesuai dengan kondisi madrasah masing-masing.